Pulau Alor Wisata Bahari yang Menakjubkan

Pulau alor

 

Pulau Alor memiliki sederet kemegahan, dari keajaiban bawah laut yang keren hingga budaya yang unik dari orang – orang disini.

Di sini, Anda akan dimanjakan dengan tontonan mulai dari kehidupan laut yang tidak biasa indahnya, gendang unik Moko, Al Qur’an yang tertua di Asia Tenggara, dan desa – desa tradisional dataran tinggi.

Membentang dari Timur – paling ujung Pulau Flores, pulau Alor adalah nama yang disematkan ke Kabupaten.

Pulau Alor terdiri dari 20 pulau dan 17 kecamatan. Di antaranya, hanya ada 9 pulau yang dihuni: Alor, Pantar, Pura, Terewang, Ternate, Kepa, Buaya, Kangge, dan Kura.

Meski tempat ini belum sepopuler Raja Ampat atau tetangganya Pulau Komodo, perairan sekitar pulau alor menawarkan sama tontonan yang menarik.

Setidaknya ada 50 tempat menyelam dari Pulau Alor ke pulau Pantar, dan beberapa pulau di sekitarnya.

Di antaranya, 20 tempat menyelam dianggap dalam kondisi prima dan di antara yang terbaik di dunia.

Beberapa situs terbaik ditemukan di sepanjang Selat Pantar.

Orang-orang yang beruntung untuk memiliki pengalaman menyelam di tempat ini mengatakan bahwa kemegahan bawah laut Alor merupakan tingkatan yang lebih tinggi dari Karibia.

Dalam bukunya “East of Bali”, Fotografer Kal Muller menggambarkan bahwa perairan sekitar Alor yang masih murni, penuh dengan berbagai makhluk menarik, dan disorot dengan spot menyelam. Ia membuat pulau Alor disebut sebagai surga bawah kelas dunia.

Pulau Alor juga dikenal sebagai pulau Seribu Moko. Moko adalah sebutan dari gendang perunggu kecil yang diyakini berasal dari budaya Dong Son Vietnam.

Namun, hal itu tetap menjadi misterius sebab sejarah drum Dong Son ini tiba di Alor tidak ada yang tahu.

Legenda tempat sana mengatakan bahwa moko itu ditemukan terkubur di dalam tanah.

Untuk mengamati artefak unik, kamu dapat mengunjungi Museum Seribu Mokos terletak di kota utama Kalabahi.

Museum juga menampilkan koleksi pakaian tenunan tangan orang Alor yang disebut Kawate.

Pulau ini juga menyimpan Al Qur’an tertua yang pernah ditemukan di Indonesia dan di Asia Tenggara.

Al Qur’an yang diperkirakan sudah berusia lebih dari 800 tahun yang terbuat dari kulit kayu dan menggunakan bahan-bahan alami untuk tintanya.

Khusus Al Qur’an pernah diperlihatkan ke publik pada April 2011, selama Festival Legu Gamdari Kesultanan Ternate.

Itulah keajaiban pulau alor yang perlu kamu ketahui, kapan kamu mau kesana?

Baca juga :

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password