Cerita Misteri Di Balik Pesona Pantai Sine Tulungagung Jawa Timur

pantai sine

Pantai Sine yang terletak di desa Kalibatur, kecamatan Kalidawir, kabupaten Tulungagung Jawa Timur ini terbilang unik. Karena masih menjadi bagian dari pantai selatan pulau Jawa, pantai tersebut banyak mengandung kisah klenik di dalamnya.

Tapi sebelum kita menjelajahi cerita menarik mengenai wisata itu, mari terlebih dahulu membicarakan rute tempuh, tiket masuk dan keindahan apa saja yang ditawarkan dari pantai itu. Inilah bagian-bagian itu!

Tentang rute pantai sine yang harus dilalui

rute pantai sine

Ada dua cara untuk bisa mencapai lokasi wisata ini. Pertama, rute yang paling mudah. Dari perempatan Gragalan belok ke kiri, jalan lurus hingga sampai kecamatan Kaliwader. Setelah bertemu rambu dan Tugu Pancasila, belok kiri. Ikuti jalan tersebut hingga bertemu petunjuk yang mengarah ke pantai.

Kedua, melalui Pasar Campur Darat. Jalannya sedikit agak memutar dan jauh. Tapi yang berada di Trenggalek mudah menjangkau. Tinggal berjalan ke arah kiri atau selatan menuju desa Ngentrong. Nanti akan bertemu 3 jalur. Pilih yang utama menuju lokasi wisata. Anda akan melintasi perbukitan dan area wisata berada di baliknya.

Tentang tiket masuk dan fasilitas yang disediakan

pesona pantai sine

Tiket masuknya di bawah sepuluh ribu rupiah. Tempat parkirnya luas. Ada sarana lain, seperti tempat membilas badan, toilet hingga musholla juga ikut disediakan. Termasuk tempat-tempat makan banyak tergelar di sini. Harga makanannya masih murah.

Tentang keindahan yang bisa dinikmati

gambaran pantai sine

Pantai Sine memiliki warna pasir coklat putih dan masih bersih dari pencemaran limbah. Sangat asri dengan ombak yang tak begitu besar. Fasilitas menarik lainnya adalah terdapatnya sebuah danau yang bernama Danau Cinta. Ada perahu bebek yang ditawarkan, bila ingin mengelilingi danau tersebut.

Baca juga: Pantai Pangandaran: Tempat Wisata dengan Hamparan Pasir Putih Memukau

Sejarah singkat Pantai Sine

sunrise

Sekarang kita membicarakan sejarahnya. Sebelum ramai seperti sekarang ini, awalnya pantai Sine adalah tempat buang jangkar dari perahu nelayan yang ingin pergi melaut. Tempatnya juga masih biasa-biasa saja saat itu, belum terlalu istimewa seperti sekarang.

Namun seiring berjalannya waktu, banyak masyarakat di sekitar yang menjadikan tempat ini sebagai sarana liburan murah dan sederhana bersama keluarga. Hingga lambat laun menjadi ramai.

Baca juga: 4 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Berkunjung Ke Pantai Melasti

Mereka lalu membuat program bernama POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) yang bekerjasama dengan pemerintah. Maka semenjak itu berbagai fasilitas pendukung mulai disediakan di sana. Seperti : Area parkir, warung makan, musholla dan yang lain.

Nah, sekarang kita kembali ke inti dari artikel, yaitu mengenai daya tarik pantai Sine. Seperti yang ditulis tadi di atas bahwa pantai Sine masih menjadi bagian dari Pantai Laut Selatan Pulau Jawa. Di mana keberadaannya tidak pernah terlepas dari adat budaya Jawa itu sendiri.

Seperti penyelenggaraan tradisi ‘’Larung Saji’’ atau ‘’Semboyo’’ yang dilakukan pada siang hari sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan YME. Dilanjutkan pada malam hari, dengan menggelar pertunjukan wayang kulit. Tapi sebelumnya tempat tersebut dibersihkan terlebih dahulu.

Baca juga: 10 Kelebihan Pantai Sanur Yang Memukau Mata

Ritual itu selalu diadakan setiap tahun. Konon menurut cerita, penguasa Pantai Selatan yakni Nyi Roro Kidul akan menampakkan dirinya saat bulan purnama. Masih menurut keyakinan masyarakat setempat, jika acara tersebut tidak dikerjakan, diyakini akan mengundang musibah besar.

Setelah mendengar kisah ini, bagaimana menurut pendapat Anda? Sangat beragam ya, kekayaan budaya dan tradisi tanah air kita. Maka silahkan berkunjung ke Pantai Sine, bila Anda merasa penasaran. Ingin mengetahui dari dekat keindahan pantai tadi.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password