Marble Chaples : Telusuri Keindahan Batuan Marmer Di Tengah Danau yang Membentuk Gua Cantik

Marble Chaples

Enaknyakemana.com – Chili merupakan salah satu negara di benua Amerika yang menjadi negara terpanjang di dunia yang membentang dari utara hingga selatan Benua Amerika dan berbatasan langsung dengan Argentina. Panjang negara ini sekitar 2.647 mil atau 4.620 km dan dikelilingi pegunungan Andes. Chili juga dikenal sebagai satu – satunya negara yang membudidayakan dan pengekspor terbesar anggur Carmenere. Negara ini beribukota di Santiago yang merupakan kota terbesar di negara ini. Chili juga memiliki kota bersih yang bernama Patagonia yang meiliki 6 taman nasional yang terkenal dan berbatasan langsung dengan Argentina antara lain Torres del Paine, Los Glaciares, Laguna San Rafael, Nahuel Huapi, Tierra del Fuego dan Alberto de Agostini.

Jika berkunjung ke Chili, jangan lupa untuk mengunjungi Marble Chaples atau Marble Cave. Marble Chaples atau Marble Cave adalah gua dari batuan marmer yang ada di tengah danau. Gua marmer ini terletak di danau Carrera atau Buenos Aires di perbatasan Chili dan Argentina. Danau Carrera Umum memiliki kedalaman maksimum hingga 590 m dan luas danau hingga 1.850 km2. Lebih dari 6.000 tahun lebih, gelombang air danau membasahi kalsium karbonat membentuk sebuah gua. Batuan marmer terlarut dalam gelombang air danau membentuk rongga – rongga yang lebar. Batuan marmer ini memiliki bobot hingga 5.000 juta ton dan memiliki ukiran indah di dinding gua yang terbentuk secara alami.

Baca juga : Tempat Wisata Di Amerika Selatan Paling Terkenal

Karena Marble Chaples terletak tepat di tengah danau, maka gua ini hanya dapat diakses dengan kapal feri 170 km dari Chili Chico. Keindahan gua ini terletak pada dinding – dinding gua yang berwarna biru muda dan abu – abu dengan motiv gelombang yang indah. Cuaca di sekitar goa ini dingin dan berangin karena air di danau ini berasal dari gletser. Waktu terbaik menuju lokasi ini adalah saat cuaca cerah dan air dalam kondisi normal. Air danau akan terlihat berwarna biru terang dan sangat jernih. Jika mengunjungi saat awal musim semi maka air danau menjadi lebih rendah dan gua – gua memiliki warna lebih terlihat alami. Namun saat di musim panas air danau naik dan sebagian gua terendam air danau dan berwarna warna biru gelap. Saat air surut, bahkan wisatawan yang datang ke goa itu bahkan dapat mendarat di dalam goa.

Pengunjung akan dibawa memasuki gua dan menelusuri gua dari ujung hingga ujung dan pemandangan di dalam gua sangat sayang untuk dilewatkan. Marble Chaples hanya berbentuk sebuah batuan besar dengan rongga di atas permukaan air. Di atas batuan marmer ini tumbuh beberapa tumbuhan liar yang berwarna hijau. Wisatawan yang datang dilarang untuk berenang mengingat air danau ini sangat dalam dan cuaca dapat berganti kapan saja.

Baca juga : Icon Wisata di Amerika yang Akan Selalu Menghipnotis Pengunjungnya

Wisatawan dapat menyewa perahu di Puerto Tranquilo, Puerto Sanchez dan Puerto Guadal dan menyewa pemandu wisata ke semenanjung marmer dan pulau – pulau. Setidaknya kita perlu membayar sekitar 30.000 peso atau sekitar $50 dan jika dirupiahkan akan setara dengan sekitar Rp. 650.000,00 untuk 2 jam perjalanan dari Puerto Tranquilo. Perjalanan di danau yang akan ditempuh bisa mencapai setidaknya satu jam perjalanan melalui formasi – formasi batuan yang sangat indah. Keindahan gua ini tidak banyak dikunjungi oleh wisatawan karena akses menuju lokasi ini cukup rumit. Oleh sebab itu baik pemerintah Argentina maupun Chili sedang gencar untuk mempromosikan Marble Chaples ini.

 

Mau dapat info lengkap seputar promo hotel & tiket perjalanan ke destinasi wisata favorit?

Caranya gampang! Isi formulir di bawah ini secara lengkap! *S&K berlaku

*
*
*

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password