Sedang Berada di Jalur Solo – Jogjakarta, Yuk Kunjungi Candi – Candi Yang Ada!

Candi yang Berada di Jalur Solo-Jogja
Rate this post

Enaknyakemana.com – Indonesia memiliki berjuta pesona wisata yang tak habis untuk diexplore. Salah satu wisata yang tak pernah luput untuk dikunjungi adalah candi. Candi sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Candi-candi ini merupakan peninggalan sejarah jaman kerajaan berabad-abad lamanya. Jika berkunjung ke Solo-Jogja, sayang bila melewatkan wisata ke candi-candi yang ada di dalamnya. Berikut beberapa candi yang berada di jalur Solo-Jogja.

Candi yang Berada di Jalur Solo-Jogja

Candi Cetho

Candi Cetho

Perjalanan dapat dimulai dari mengunjungi Candi Cetho. Candi ini terletak di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 1496 mdpl tepatnya di dusun Ceto, desa Gumeng, kecamatan Jenawi, kabupaten Karanganyar. Candi ini dibangun pada akhir era Majapahit sekitar abad ke 15 Masehi dan merupakan candi bercorak Hindu. Candi ini menjadi salah satu candi teromantis, karena saat senja pengunjung biasanya akan berfoto siluet tepat di gapura masuk candi.

Candi Cetho

Pengunjung domestik cukup membayar Rp. 7.000,00/orang sedangkan mancanegara Rp. 25.000,00/orang untuk masuk ke dalam candi, sewa kain poleng membayar seikhlasnya minimal Rp. 5.000,00 dan jika hanya ingin berada di Taman Puri Sarasvati cukup membayar Rp. 3.000,00/orang saja.

Baca juga : Inilah Daftar Candi Anti Mainstream di Yogyakarta

Candi Sukuh

Candi Sukuh

Tidak jauh dari Candi Cetho, terdapat juga sebuah candi bernama Candi Sukuh. Candi ini berlokasi di dukuh Sukuh, desa Berjo, kecamatan Ngargoyoso, kabupaten Karanganyar pada ketinggian 1.186 meter mdpl tepat di lereng Gunung Lawu. Candi Sukuh diperkirakan dibangun pada abad ke 15 dan merupakan candi bercorak Hindu.

Candi yang berada di jalur Solo-Jogja ini dibangun di atas lahan dengan luas sekitar 5.500 m2 dan terdiri dari tiga teras bersusun. Sepintas candi ini serupa dengan tempat pemujaan Suku Maya di Meksiko. Candi ini dianggap kontroversial karena bentuknya yang menyerupai alat kelamin wanita. Konon candi ini digunakan untuk mengetes keperawanan seorang wanita. Harga tiket masuk Candi Sukuh sama seperti Candi Cetho, yaitu Rp. 7.000,00/orang untuk wisatawan domestik dan Rp. 25.000,00/orang untuk wisatawan mancanegara.

Baca juga : Megah Berbalut Indah di Candi Plaosan Klaten, Jawa Tengah

Candi Prambanan

Candi Prambanan

Melanjutkan perjalanan menunju kota Yogyakarta, kita akan menjumpai Candi Prambanan yang terletak di perbatasan Klaten – Yogyakarta. Candi Prambanan ini memiliki letak yang cukup unik karena wilayah Candi Prambanan masuk dalam wilayah administratif desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta sedangkan pintu masuk kompleks candi masuk di wilayah administratif desa Tlogo, Prambanan, Klaten. Candi ini menjadi salah satu situs wisata dunia UNESCO dan merupakan candi Hindu terbesar di dunia. Candi ini dibangun pada 850 Masehi oleh Rakai Pikatan.

Kompleks Candi Prambanan terdiri dari 240 candi yang dibagi menjadi 3 Candi Trimurti (Candi Siwa, Wisnu dan Brahma), 3 Candi Wahana (Candi Nandi, Garuda dan Angsa), 2 Candi Apit, 4 Candi Kelir, 4 Candi Patok dan 224 Candi Perwara. Candi Prambanan juga dikenal sebagai Candi Roro Jonggrang karena konon katanya candi ini merupakan candi yang dibuat oleh Bandung Bondowoso atas permintaan Roro Jonggrang sebagai syarat peminangan. Tak jauh kompleks Candi Prambanan juga terdapat beberapa Candi seperti Candi Sewu, Candi Bubrah dan Candi Lumbung yang berada di sebelah utara Candi Prambanan.

Candi Sewu
Candi Sewu
Candi Lumbung
Candi Lumbung
Candi Bubrah
Candi Bubrah

Untuk mengunjungi candi ini kita akan dikenakan biaya Rp. 12.500,00/orang untuk anak – anak dan Rp. 30.000/orang untuk dewasa termasuk juga harga tiket untuk Candi Sewu, Candi Bubrah dan Candi Lumbung.

Baca juga : Berwisata dan Mengapresiasi Sejarah di Candi Prambanan, Yogyakarta

Candi Kalasan

Candi Kalasan

Tidak jauh dari Candi Prambanan sekitar 2 Km tepatnya di Kalasan, Sleman, Yogyakarta terdapat jugs sebuah candi bernama Candi Kalasan. Candi ini merupakan candi umat Budha dan memiliki 52 stupa dengan bangunan menyerupai vihara yang dibangun pada lahan dengan luasan 45 x 45 meter. Candi ini dibangun untuk menghormati Bodhisattva wanita, Tarabhawana dan sebuah vihara untuk pada pendeta. Untuk memasuki wilayah candi ini pengunjung hanya dikenakan biaya Rp. 5.000,00 per orang.

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password