
Panduan Lengkap Liburan ke Vietnam: Pesona Halong Bay hingga Kota Tua Hoi An
Jelajahi keindahan alam dan budaya Vietnam yang memukau. Dari pesiar di Halong Bay hingga berjalan di antara ribuan lampion di kota kuno Hoi An.
Budi Santoso
Waktu baca: 7 menit
Vietnam telah menjadi primadona pariwisata di Asia Tenggara berkat perpaduan spektakuler pemandangan alam, budaya yang sangat kental, sejarah panjang, serta kuliner sehat nan lezat yang ramah di kantong wisatawan Indonesia.
1. Pesona Halong Bay, Mahakarya Alam UNESCO Perjalanan ke Vietnam belum lengkap tanpa mengunjungi Teluk Halong (Halong Bay) di sisi Utara. Teluk ini dihiasi lebih dari 1.600 pulau tebing kapur (karst) yang menjulang dramatis di atas air laut berwarna hijau zamrud. Cara terbaik menikmati surgawi ini adalah dengan mengikuti paket menginap di kapal pesiar tradisional berselimut kabut pagi, serta menelusuri gua eksotis seperti Sung Sot Cave.
2. Hanoi, Ibukota Bersejarah dengan Sentuhan Kolonial Hanoi adalah pusat sejarah dengan denyut nadi Old Quarter (Kawasan Kota Tua) yang otentik. Jalan-jalan sempit di sini dipenuhi oleh kedai makan, toko suvenir, dan bangunan bercat kuning gaya arsitektur Prancis. Jangan lewatkan kenikmatan secangkir Kopi Telur (Ca Phe Trung) khas Hanoi yang legit, setelah sebelumnya menyantap semangkuk Pho daging sapi autentik atau Bun Cha hangat di pinggir jalan.
3. Hoi An, Kota Romantis Seribu Lampion Bergerak ke arah Vietnam Tengah, Anda akan menemukan keajaiban bernama Hoi An. Kota pelabuhan tua ini paling ditunggu pengunjung lantaran transformasinya di malam hari, ketika ribuan lampion sutera berwarna-warni dinyalakan di sepanjang gedung dan menyinari aliran Sungai Thu Bon. Menyewa sepeda untuk mengitari arsitektur bangunan pusaka Jepang dan Cina masa lalu, hingga memesan baju khas Vietnam Ao Dai di penjahit lokal kilat, menjadikan momen ini tak terlupakan.
Tips Berkunjung ke Vietnam bagi Turis Indonesia Bagi Warga Negara Indonesia (WNI), Anda berhak masuk ke wilayah Vietnam tanpa Visa hingga maksimal 30 hari liburan. Di dalam negeri, aplikasi ojek online (Grab) beroperasi sangat dominan sehingga mobilitas jauh lebih aman. Meskipun bahasa Inggris hanya dipahami warga sekitar area pusat pariwisata, keramahan masyarakat Vietnam plus bantuan aplikasi terjemahan sudah sangat mumpuni menjamin jelajah Asia termenyenangkan Anda.
Suka artikel ini? Bagikan ke teman-temanmu!


