3 Air Terjun Unik di Dunia, Pernah Datangi?

Air Terjun Unik di Dunia, Pernah Datangi?

Enaknyakemana.com – Air terjun adalah air yang mengalir melalui batuan – batuan akibat adanya erosi dan jatuh ke bawah dari ketinggian tertentu. Setiap air terjun yang ada di dunia ini memiliki pesona yang berbeda – beda. Terdapat juga fenomena – fenomena alam yang terjadi di air terjun bisa menambah keindahan air terjun tersebut. Berikut adalah 3 air terjun unik yang mungkin bisa jadi referensi mu untuk liburan agar liburan mu menjadi liburan yang tak biasa.

Air Terjun Unik di Dunia

1. Horsetail Falls di California

Air Terjun Kuda atau Horsetail Falls merupakan air terjun unik yang berada di Taman Nasional Yosemite, California. Air terjun ini memiliki tinggi mencapai 480 meter dan hanya mengalir pada musim dingin dan awal musim semi karena air ini berasal dari salju yang mencair. Air terjun ini memiliki warna kuning keemasan, sehingga dari jauh akan terlihat seperti lava bercahaya. Warna ini merupakan warna pembiasan dari pantulan cahaya matahari yang terbenam yang memberikan efek cahaya emas. Pemandangan ini hanya berlangsung hampir 10 menit, sehingga pada jam terbenam matahari akan ada banyak fotografer dan pengunjung yang datang untuk mengunjungi tempat ini. Fenomena ini ditemukan pertama kali pada tahun 1973 oleh Galem Rowell.

Baca juga : 3 Keajaiban Dunia Kuno yang Megah dan Menakjubkan

2. Air Terjun Dua Warna Sibolangit

Indonesia memiliki banyak pesona alam yang mempesona, baik pantai, danau dan juga air terjun. Salah satu air terjun yang mempesona yang dimiliki Indonesia adalah Air Terjun Dua Warna Sibolangit. Air terjun ini berada di kecamatan Sibolangit, Sumatera Utara. Air terjun ini nampak unik karena memiliki dua warna air terjun yaitu warna biru muda dan putih. Air yang berada di bawah berwarna putih ke abu – abuan, sedangkan air yang terjun berwarna biru muda. Perbedaan warna ini disebabkan karena perbedaan kandungan fosfor dan belerang. Suhu air ini pun cukup unik, karena air yang berwarna biru muda bersuhu dingin sedangkan air yang berwarna putih ke abu – abuan bersuhu hangat.

Baca juga : 3 Keajaiban Dunia Modern yang Mengagumkan

Air terjun ini mengalir dari Gunung Sibayak dan memiliki ketinggian 1270 mdpl. Air terjun ini bukan hanya memiliki satu air terjun, tapi terdapat tiga air terjun sekaligus. Tiket masuk ke lokasi ini sekitar Rp. 25.000,00 yang akan digunakan sebagai biaya perawatan lokasi obyek wisata. Dan bila menghendaki menggunakan pemandu wisata lokal anda harus membayar Rp. 100.000,00 hingga Rp. 300.000,00 tergantung jumlah rombongan datang. Akses menuju lokasi cukup rumit karena harus melewati hutan dan sungai sungai kecil yang mengalir di tengah hutan.

3. Air Terjun Darah di Antartika

Di Benua Antartika juga terdapat satu fenomena unik pada air terjunnya, yaitu air yang mengalir berwarna merah darah. Air terjun ini berada di Dry Valleys, Antartika yang mengalir di antara Gletser Taylor. Air terjun unik ini pertama kali ditemukan oleh Griffith Taylor, seorang ahli geologi Australia pada tahun 1911. Awalnya warna air ini diyakini disebabkan oleh alga merah. Kemudian beberapa peneliti mengungkapkan fenomena ini disebabkan karena adanya oksidasi besi dan air yang berasal dari danau air asin di bawahnya.

Baca juga : Berani Masuk? Ini Atraksi Rumah Hantu Paling Seram di Dunia

Ion besi terlarut dalam air teroksidasi yang disebut ferri oksida. Ion besi terseut terlarut dalam jangan waktu kurang lebih satu juta tahun lamanya yang kemudian bereaksi dengan oksigen sehingga menimbulkan warna kemerahan yang kemudian muncul ke permukaan Gletser Taylor yang mengalir hingga ke danau. Dalam air terjun darah ini terdapat setidaknya 17 jenis mikroba yang unik yang mampu bertahan di lingkungan ekstrim Antartika yang bersuhu luar biasa dingin, minim cahaya dan hampir tidak beroksigen.

Jadi, air terjun mana yang pernah dan ingin kamu datangi?

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password