Museum Tsunami Aceh, Bangunan untuk Menapak Tilas Tsunami 26 Desember 2004 yang Ikonik

Museum Tsunami Aceh, Bangunan untuk Menapak Tilas Tsunami 26 Desember 2004

Enaknyakemana.com – Menapak tilas tsunami 26 Desember 2004 memang akan memberikan banyak pelajaran berharga. Peristiwa Tsunami Aceh 26 Desember 2004 silam memang sebuah kejadian luar biasa, tidak hanya di Indonesia tapi di dunia. Dengan korban jiwa yang mencapai puluhan ribu jiwa wajar bila kemudian peristiwa ini selalu dikenang setiap tahunnya. Bahkan begitu besar dan mendalamnya kejadian tsunami 26 Desember 2004 bangsa Indonesia kemudian membangun Museum Tsunami Aceh. Lalu seperti apakah Museum Tsunami Aceh yang bisa Anda kunjungi untuk menapak tilas Tsunami 26 Desember 2004 ini? Berikut ulasannya.

Menapak Tilas Tsunami 26 Desember 2004

Museum Tsunami Aceh, Bangunan untuk Menapak Tilas Tsunami 26 Desember 2004

Museum Tsunami Aceh yang diinisiasi oleh BRR NAD-NIAS pada tahun 2009 dibangun dengan biaya mencapai 140 miliar rupiah. Dengan bantuan arsitek Ridwan Kamil yang memenangi sayembara desain Museum Tsunami Aceh, bangunan empat lantai dengan luas 2.500 m² ini bisa kita datangi untuk menapak tilas kejadian 2004 silam.

Berada di Museum Tsunami Aceh ini kita memang akan bisa merasakan sensasi dan nuansa tsunami tahun 2004. Seperti pada ruangan ‘space of fear’ di mana kita akan berjalan menyusuri lorong gelap nan sempit dengan dua dinding yang tinggi. Di ruangan ini kita akan merasakan sensasi tsunami karena ada suara gelombang air yang dihadirkan saat melewatinya.

Menuju ruangan lain bernama ‘space of sorrow’ atau sumur doa kita juga akan bisa merasakan suasana tsunami 2004 karena di sana ada nama-nama korban tsunami 2004 yang terpajang.

Dilihat dari desainnya maka Museum Tsunami Aceh memiliki bangunan mirip kapal dengan geladak yang luas. Tapi bila kita melihatnya dari atas maka bangunan ini mirip seperti ombak tsunami atau gelombang yang besar. Sementara itu pada lantai dasar museum kita akan mendapati desain rumah panggung khas Aceh yang selamat dari terjangan saat peristiwa tsunami 2004.

Museum Tsunami Aceh, Bangunan untuk Menapak Tilas Tsunami 26 Desember 2004

Selain berfungsi sebagai tempat napak tilas dan mengenang peristiwa tsunami 2004, Museum Tsunami Aceh juga memiliki fungsi lain sebagai tempat perlindungan atau “Rumoh Aceh Escape Hill”. Jadi pada jalan menuju atap museum kita bisa mendapati turunan yang landai yang bisa digunakan masyarakat untuk naik hingga ke puncak museum untuk berlindung saat tsunami datang. Luasnya bagian atas museum juga membuat tempat ini mampu menampung masyarakat dalam jumlah yang besar bila terjadi tsunami.

Menariknya lagi Museum Tsunami Aceh yang berada di Jl. Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh ini bisa Anda datangi tanpa tarif masuk alias gratis.

Inilah informasi mengenai Museum Tsunami Aceh. Untuk Anda yang tertarik datang ke sana maka Anda membutuhkan tiket perjalanan. Tiket perjalanan sendiri bisa Anda dapatkan di Akulaku. Menariknya, dengan membeli tiket perjalanan di Akulaku maka Anda bisa membayarnya dengan cara mencicil tanpa kartu kredit.

 

Mau dapat promo hotel & tiket perjalanan ke destinasi wisata favorit dari AkuLaku Indonesia?

Caranya gampang! Isi formulir di bawah ini secara lengkap!

*
*
*

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password