Lagenda Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul

Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul, Yogyakarta disebut-sebut sebagai objek wisata yang memiliki kemiripan dengan sebuah tempat wisata di Amerika Serikat yang terkenal, yakni Grand Canyon Arizona.

Kabupaten Gunungkidul di Yogyakarta identik dengan gugusan bukit kapur yang gersang dan tandus. Selama ini, Tiada yang salah dengan persepsi banyak kalangan tentang daerah ini.

Tetapi, justru di Gunung kidul terdapat tak kurang dari 15 pantai indah dan terkenal, tujuan wisata goa yang unik, serta panorama air terjun yang memikat.

Gunungkidul masih menyimpan potensi alam berupa aliran sungai yang membelah tebing-tebing tinggi.

Seperti terlihat dari Air Terjun Sri Gethuk . Uniknya, aliran air terjun ini tidak mengenal musim, baik musim hujan atau kemarau panjang sekalipun dengan tetap mengalir tanpa henti.

Air Terjun Sri Gethuk adalah keunikan alam yang sungguh sayang jika Anda dilewatkan, terutama ketika Anda sedang berwisata ke Yogyakarta.

Perjalanan menuju air terjun ini bisa ditempuh dengan 2 cara yaitu harus berjalan kaki. Atau Anda harus melintasi derasnya arus Sungai Oya dengan rakit sederhana yang terbuat dari papan dan drum bekas.

Perjalanan menuju objek wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul ini akan sangat menyenangkan jika dilakukan pada pagi hari, terlebih lagi apabila Anda memilih opsi melintasi Sungai Oya.

Baca Juga : 12 Wisata Ajaib di Dunia Ini Bukan Hasil Photoshop

Di pagi hari, arus Sungai Oya masih terbilang tenang sehingga perjalanan dipastikan akan nyaman sembari menikmati hangatnya sapaan mentari pagi.

Di sepanjang aliran sungai, perdu dan belukar terlihat begitu hijau alami di tengah kokohnya tebing-tebing Karst yang melindunginya pada sisi kanan dan kiri sungai. Suara rakit yang berirama menyibak jernihnya air seolah berpadu dengan nyanyian alam yang sungguh menentramkan jiwa.

Dibalik kepopuleran Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul ini, terselip cerita yang melegenda berkaitan dengan lokasi dan penamaan air terjun tersebut.

Menurut kisah lokal, Air Terjun Sri Gethuk konon adalah tempat khusus untuk menyimpan Kethuk. Kethuk adalah alat musik atau gamelan milik makhluk halus, yakni Jin Anggo Meduro.

Inilah asal muasal penamaan air terjun ini menjadi Sri Getuk, yang diambil dari nama alat musik atau gamelan tersebut. Hingga sekarang, pada waktu-waktu tertentu masyarakat setempat masih sering mendengar alunan suara gamelan dari arah lokasi Air Terjun Sri Gethuk.

Tak lebih dari 15 menit melintasi Sungai Oya, Anda akan tiba di lokasi Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul. Gemuruh air terjun mulai terdengar di telinga, mengundang rasa penasaran untuk segera menikmatinya dari dekat.

Batu-batuan yang terbentuk indah di bawah air terjun tersusun menyerupai undak-undakan laksana tepian kolam renang di rumah-rumah mewah.

Saat Anda memutuskan untuk lebih mendekat dan mandi di bawah air terjun, sejurus kemudian terasa seperti berada di negeri dongeng dimana air jernih melimpah mengguyur sekujur tubuh.

Kala musim hujan, Anda berkesempatan besar untuk menyaksikan pelangi indah di Air Terjun Sri Gethuk. Pesona pelangi yang menghiasi air terjun ini seolah membawa Anda pada kisah dongeng tentang bidadari berselendang pelangi.

Kawasan wisata Air Terjun Sri Gethuk sejatinya masih butuh pengembangan lebih serius dari stakeholder setempat. Sebab, air terjun Jogja yang indah ini memiliki potensi besar menjadi destinasi wisata Gunungkidul yang populer.

Panaroma alam yang sungguh alami dan keasrian sepanjang perjalanan menuju lokasi terasa sungguh menyenangkan, ditambah pula dengan satwa-satwa liar yang berkeliaran bebas.

Baca Juga : 6 Destinasi Wisata Hits 2017 yang Perlu Kamu Jelajahi Bersama Pasanganmu

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password