6 Geopark di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

geopark di indonesia

Indonesia merupakan negara mega biodiversity karena memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Dengan kekayaan yang dimilikinya ini, tak mengherankan jika ada banyak kawasan di Indonesia yang berpotensi sebagai taman bumi (geopark).

Geopark memiliki konsep pengembangan daerah wisata secara berkelanjutan yang memadukan 3 keberagaman alam, yakni geologi dan geomorfologi (Geodiversity), keragaman geologi nilai ilmiah (Geoheritage), dan konservasi Geodiversity (Geoconservation).

Di Indonesia terdapat banyak geopark yang wajib dikunjungi oleh Anda para traveler maupun pecinta alam. Berikut 6 geopark yang bisa masuk dalam daftar perjalanan Anda selanjutnya.

 

1. Gunung Batur

Gunung Batur termasuk di dalam rangkaian cincin api Pasifik yang membentuk sebagian dari deretan panjang gunung api aktif serupa di Indonesia. Gunung ini memiliki area kaldera yang dikenal dengan kawah vulkaniknya yang telah terbentuk sejak sekitar 23 ribu tahun lalu.

Taman Bumi Kaldera Batur tercatat sebagai taman bumi dunia yang pertama dari Indonesia.

 

2. Gunung Sewu

Gunung Sewu merupakan kawasan karst paling terkenal di Pulau Jawa. Kawasannya berbentuk conical hills, dan memiliki sekitar 40.000 bukit karst. Kawasan ini memiliki panjang mencapai 85 kilometer dan endapan gampingnya memiliki luas mencapai 1.300 kilometer persegi.

Gunung Sewu memiliki kekayaan geologi, contohnya adalah gua. Gua terpanjang yang dimilikinya adalah Luweng Jaran di Pacitan yang panjangnya mencapai 25 kilometer. Sedangkan goa terdalam adalah Luweng Ngepoh yang dalamnya mencapai 200 meter.

 

3. Merangin

Geopark Merangin memiliki kekayaan geologis yang lebih tinggi dibandingkan geopark lainnya, seperti di China dan Amerika Serikat, karena termasuk kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat yang masih terjaga.

Geopark ini berumur sekitar 300 juta tahun dan sering menjadi tempat riset bagi para geolog dunia dalam mempelajari evolusi bumi. Di Merangin terdapat cukup banyak fosil tumbuhan, kayu, dan kerang-kerangan yang tercetak membatu di batu endapan lava dan abu vulkanik gunung purba.

 

4. Gunung Rinjani

Gunung ini memiliki tinggi 3.726 meter di atas permukaan laut itu dan memiliki kaldera unik dengan gunung api aktif, yaitu Gunung Barujari.

Rinjani memiliki pesona alam yang indah dengan lanskap berupa padang sabana, jalur perbukitan yang dipayungi pepohonan cemara gunung, serta tanjakan batu menuju puncak yang ditumbuhi bunga edelweiss hingga Danau Segara Anak. Sebagai sebuah taman bumi, Rinjani pun memiliki potensi keragaman geologi, hayati, dan tradisi yang menjadikannya sebagai bahan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan.

 

5. Danau Toba

Danau ini termasuk danau yang paling terkenal di Indonesia, dengan luas 1.145 kilometer persegi. Kemashuran danau ini bahkan telah mendunia. Danau Toba terbentu terbentuk lebih dari 70 ribu tahun lalu akibat letusan vulkanik. Di tengah danau terdapat pulau Samosir yang luasnya hampir sama dengan luas negara Singapura.

Saat berkunjung ke Danau Toba, Anda sebaiknya juga tidak melewatkan beragam atraksi seni budaya dan wisata olahraga yang dikemas dalam Festival Danau Toba.

 

6. Ciletuh

Kawasan wisata ini menyandang gelar sebagai Geopark Nasional pada tahun 2015 lalu. Geopark Nasional yang terletak di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini merupakan kawasan wisata alam yang memiliki banyak pemandangan yang indah. Selain memiliki air terjun di antara tebing bebatuan, kawasan geopark ini juga dikelilingi dengan perbukitan yang hijau. Batuan alam yang ada di geopark Ciletuh merupakan hasil sedimentasi berbagai fosil, patahan, dan lempengan bumi puluhan juta tahun yang lalu.

 

Sumber : nationalgeographic.co.id

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password